Pioli Bawa Inter Capai Kemenangan Tujuh Kali Beruntun

Pelatih Inter Milan saat ini yaitu Stefano Pioli belum lama ini mengatakan bahwa pasukan yang diasuhnya memang pantas mendapat kemenangan saat menghadapi Bologna dalam ajang kompetisi Coppa Italia di perdelapan final musim ini.

Inter menjalani pertandingan tersebut pada pagi dini hari tadi tanggal 18 Januari 2017, di kandang mereka Stadio Giuseppe Meazza. Tim yang diasuh Pioli yang sempat unggul dibabak pertama, harus memainkan babak tambahan dikarenakan pemain Bologna telah mengimbangi permainan mereka dimenit ke 73.

Dalam laga tersebut pada dasarnya Inter selaku tuan rumah cenderung menguasai permainan. Hal tersebut bisa dilihat dari penguasaan bola yang lebih unggul dan juga dalam hal menciptakan peluang dimulut gawang yang dijaga Angelo da Costa.

Pada babak pertama Jeison Murillo berhasil memecah keheningan dengan sebuah gol pada menit ke 33. Selain itu Rodrigo Palacio juga mempu menggandakan kedudukan dengan hanya dalam waktu enam menit saja. Sayangnya sang tamu tak tinggal diam. Mereka memperkecil kekalahan melalui Blerim Dzemaili pada menit ke 43.

Setelah kalah satu angka, Bologna akhirnya mampu menebus kekalahan mereka di menit ke 73 melalui aksi Godfred Donsah dan memaksa kedua tim bermain 15 menit babak tambahan.Dan dalam 8 menit babak tambahan tersebut, Antonio Candreva mampu membuat Milan lolos keperempat final Coppa Italia.

Kepada Rai Sport, sang pelatih yang berusia 51 tahun itu mengatakan, “Ini adalah pertandingan yang bagus dengan banyak peluang. Kami memiliki pertandingan dalam penguasaan kami, tapi pertandingan ini adalah bukti bahwa bila anda mematikan mesin sejenak, permainan dapat kembali terbuka,”.

Ia pun sempat memuji permainan sang lawan dengan mengatakan “Pujian untuk Bologna dan juga untuk tim saya yang ingin melewati babak ini. Ini bahkan sebuah pertandingan seimbang, tapi pada akhirnya kami layak untuk menang,”.

Dengan kemenangan dalam menghadapi Bologna, berarti Inter dibawah kepemimpian pelatih barunya mampu selalu menang dalam tujuh pertandingan terakhirnya di lintas kompetisi. Dan ini merupakan sesuatu hal yang belum pernah dicapai tim biru hitam sejak musim 2012/13 lalu.

Dybala Masih Nyaman di Juventus

Paulo Bruno Exequiel Dybala atau yang dikenal dengan Paulo Dybala merupakan penyerang Juventus sejak tanggal 4 Juni 2015. Ia direkrut dari Palermo dengan nilai kontrak 32 Juta Euro selama lima tahun (hingga 2020) . Walupun masih belia, saat ia membela Palermo dari 2012 hingga 2015 Ia berhasil memasukkan 21 bola ke gawang lawang dari 90 pertandingan dan kini saat bersama Juventus dari 2015 hingga saat ini, sudah menyumbangkan gol 24 kali dari 47 penampilannya.

Dengan keahliannya tersebut Ia pun dikabarkan membuat beberapa klub untuk tertarik mendapatkannya dan kabar terbarunya, Ia akan diambil alih oleh duo raksasa yaitu Barcelona dan Real Madrid.

Namun Giuseppe Marotta selaku Direktur Juventus belum lama ini menepis isu yang mengabarkan bahwa sang pemain tertarik untuk pergi dari Juventus. Ia pun juga memastikan bahwa Dybala masih nyaman dan betah bermain bersama Juventus dan mengindikasi klubnya tak akan pindah dalam jangka panjang.

Seperti yang dilansir Mediaset Premiun, sang direktur pun mengatakan”Tidak ada panggilan dari La Liga. Dan Saya ingin menegaskan bahwa kami punya kontrak panjang dengan Dybala dan kami mendekati agennya beberapa bulan silam untuk menaikkan gajinya, dan itu wajar. Rapor kami bagus, tidak ada kekhawatiran dia akan pergi.”

Ia juga menekankan, “Juve adalah salah satu tim terbaik dunia dan ini adalah tempat di mana anda akan datang, bukan sekedar lewat.”

Gonzalo Higuain yang merupakan rekan setimnya dengan posisi yang sama pun sempat memberikan pendapatnya kepada Dybala. Ia tak melarang untuk rekannya pindah ke tim lain namun harus difikirkan dengan matang jika Ia mendapat tawaran lebih untuk bermain di Liga Spanyol, terutama Madrid.

MemangĀ  Higuain pernah membela Madrid pada tahun 2007 sampai 2013, bahkan rekornya disana juga bagus. Tercatat dalam enam musim ia berhasil menjebol 107 kali gawang lawan dari 190 penampilan dengan Madrid di lintas kompetisi. Dari Madird Ia pernah juga membela Napoli selama tiga musim dan mencatat hasil yang bagus juga.Karena itulah ia berbagi pengalamannya dengan rekannya tersebut dalam hal pindah ke klub lainnya.

Ia mengatakan “Saya tidak tahu apakah rumor tentang ketertarikan Real Madrid benar atau tidak. Dalam hal apapun, apakah Dybala akan bergabung atau tidak, itu harus menjadi keputusannya sendiri,”.

Memang Ia tak ingin turut campur tangan dengan masa depan rekannya namun Ia menyukai kualitas yang dimiliki oleh Dybala dan berharap sang pemain bertahan lama di Juventus. Ia mengatakan, “Dybala adalah pemain yang hebat dan saya selalu ingin memiliki pemain hebat di samping saya. Yang penting adalah kita tidak perlu khawatir. Saya senang bermain dengannya dan kami akan memiliki banyak kemenangan bersama,”.